Orang Banyak
Orang banyak salah satunya dirimu
Aku tak heran lagi akanmu
Kau kan banyak
Memang begitulah dirimu
Setiap kata hanyalah kata yang bisa dihapus
Di hapus dengan penghapus pensil biasa
Ucap hanya bagaikan sandiwara di matamu
Kau tak pernah melihat sisi yang berbeda
Kau mengakui kekalahan hanya untuk meredam
Meredam semakin terlihatnya kekalahanmu
Kau mengIYAkan orang yang tidak sepemikiran denganmu
Dan menutup menutup kupingmu
Tapi kusadari itu
Mungkin kaca di rumahmu tidak lagi memantulkan wajahmu
Atau mungkin semua yang terpantul dari kacamu adalah dirimu
Ah,,, sukakmu lah situ
Kau kan gak terbilang orangnya
Bengak
No comments:
Post a Comment